TVRI butuh Anggaran 1,5 Triliun Per Tahun dari Pemerintah

 

Jual Set Top Box – Institusi Penyiaran Publik TVRI membutuhkan dana operasional sebesar Rp1,5 triliun per tahun untuk beroperasi secara maksimal dan lebih profesional.

“Untuk beroperasi secara maksimal dan berkwalitas TVRI memerlukan dana Rp1,5 triliun per tahun,” kata Direktur Utama LPP TVRI Immas Sunarta dalam pengesahan pemancar komputerisasi LPP TVRI di Jakarta, Surabaya, dan Batam di Aula TVRI Senayan Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan, pihaknya minta dukungan pemerintah sentra terutamanya Presiden RI untuk memperjuangkan peningkatan anggaran bagi TVRI.

Immas Sunarta menambahkan, pihaknya cuma menerima anggaran sebesar Rp579 miliar pada 2010. “Angka itu membaik diperbandingkan pada 2006 yang cuma Rp250 miliar,” katanya.

Hingga ketika ini pihaknya juga sukses menerima pemasukan non-APBN yang pada 2009 jumlahnya menempuh Rp209 miliar.

Berdasarkan Immas, kekuatan pancar TVRI naik dari 42,70 persen pada 2006 menjadi 54 persen pada 2010, coverage zona dari 26,12 persen menjadi 36 persen, serta coverage population (reaches) dari 32,09 persen menjadi 62 persen.

TVRI mempunyai 376 satuan transmisi yang mana hingga 2010 sebanyak 70 stasiun transmisi sudah diup-grade dan dibangun baru dengan 30 lokasi dari proyek ITTS dan 40 lokasi dari anggaran DIPA TVRI.

Stasiun transmisi hal yang demikian terutamanya dibangun di kawasan-kawasan perbatasan dan pulau-pulau paling depan serta kota-kota besar.

Jangkauan TVRI melewati satelit bisa diterima di negara Asia Plus, Australia Komponen Utara, PNG, Macau, Hong Kong, dan Arab Saudi.

Dirut Immas mengatakan, dengan mengudaranya tv komputerisasi secara digital pihaknya resmi meningkatkan peran dalam pembangunan karakter bangsa.

“TVRI sebagai institusi penyiaran publik lembaga tetap dan tetap berkomitmen siaran yang menyampaikan pada UU penyiaran, siaran tv digital, membangun citra positif Indonesia, menjaga keutuhan NKRI, dan menjunjung tinggi netralitas,” katanya.

Merespons hal itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada merespon pengesahan pemancar komputerisasi LPP TVRI mengatakan digital bila operasional TVRI masih jauh di bawah biaya keinginan tentu karenanya pihak segala peduli.

“Tetapi Presiden tapi mencetak uang, tapi pegang uang tidak Presiden tentu peduli,” kata Presiden.

Dia mengajak DPR dan Kementerian Keuangan untuk menganggarkan dana yang lebih dia dan lebih baik untuk TVRI ideal masih tapi dengan sesuai negara.

“Seandainya untuk anggaran 2011 bila diketuk palu, telah harapkan pada 2012, 2013, akan lebih dia,” demikian Presiden

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *