Menilik Sejarah Madinah dengan Paket Umroh Murah Januari

Ketika Muhammad SAW memasuki Madinah, langkah pertama yang diambil adalah membangun masjid. Dengan paket umroh murah januari kita bisa berkunjung ke mesjid-mesjid yang ada di Madinah. Langkah yang diambil Nabi mempunyai makna yang sangat mendalam. Masjid merupakan symbol dari komitmen untuk membangun ikatan dan komunikasi spiritual dengan Allah SWT.

Hal tersebut semakin mengukuhkan penting fondasi iman bagi setiap muslim. Setidaknya setiap muslim dapat menghadap kepada Tuhan, minimal lima kali dalam sehari. Ritual tersebut sebaiknya dilakukan di masjid secara kolektif dalam rangka membangun spirit kebersamaan dan solidaritas diantara sesama muslim.

Puncaknya, ibadah shalat yang dilakukan setiap muslim diniscayakan dapat membangun sikap tawakal. Yaitu sikap yang dapat membangun kepercayaan yang semakin kuat dan sempurna kepada Allah SWT. Setiap muslim harus meyakini kekuasaan Tuhan yang akan senantiasa membantu dan menolong setiap hamba-Nya yang taat dan berserah diri secara total kepada-Nya. Pentingnya sikap tawakal disebutkan didalam Al Quran, Jika kamu mempunyai keinginan kuat, maka bertawakallah kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT mencintai orang-orang yang bertawakal (QS. Ali Imran [3]: 159).

Kiai di pesantren seringkali menggaris bawahi ayat ini kepada setiap santri. Kata-kata yang sering meluncur dari kiai, “manusia berusaha, Tuhan yang menetukan”. Artinya, antara usaha dan kehendak Tuhan harus berada dalam satu napas. Setiap muslim harus menjadikan sikap tawakal sebagai sebuah pembangkit motivasi untuk senantiasa berusaha, bukan justru sebaliknya. Jika berusaha dan bertawakal kepada Allah SWT, maka pintu-pintu menuju keberhasilan bukanlah ilusi. Keberhasilan akan menjadi hasil yang menyenangkan jika kedua hal tersebut dijadikan sebagai lokomotif utama.

Muhammad Abdul Athi Buhairi dalam Min Akhlaq al-Rasul menyebutkan, bahwa salah satu sikap tawakal yang dilakukan Muhammad SAW adalah saat hendak melakukan hijrah ke Madinah. Ketika turun perintah untuk melakukan hijrah, maka Nabi tidak mempunyai pilihan lain. Perintah Tuhan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, meskipun kondisinya sangat mencekam. Nabi meyakini, bahwa Tuhan tidak akan membiarkannya dalam kegagalan selama mengikuti seluruh petunjuk dari Tuhan.

Nabi mengajarkan kepada setiap muslim, khususnya jika hendak keluar dari rumah untuk melaksanakan umroh dengan paket umroh murah hendaklah membaca doa, bismillahi tawakkaltu alallah wa la hawla wa la quwwata illa billahi. Tiada kekuasaan dan kekuatan kecuali atas kehendak Allah.

Begitu pula para Nabi terdahulu juga menjadikan tawakal sebagai sikap yang diutamakan, terutama pada saat-saat genting dalam membela ajaran Tuhan. Ibrahim diantara Nabi yang menekankan pentingnya tawakal. Di saat orang-orang yang disuruh raja Namrud untuk membakar secara hidup-hidup, beliau pun menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Setelah itu, Tuhan pun menjawab suara hati Nabi Ibrahim sambil berfirman, Kami berkata: Wahai api jadilah kamu dingin dan penyelamat bagi Ibrahim (QS. Al-Anbiya [21]: 69).

Tatkala Ibrahim diperintahkan oleh Tuhan untuk menempati Mekkah, yang saat itu masih menjadi tanah kosong, gersang, dan tandus. Beliau meneriman perintah-Nya dengan lapang dada sambil terus berdoa agar dikaruniai rahmat yang melimpah. Tuhan pun menjawabnya dengan memberikan air zamzam, yaitu air yang membawa berkah bagi umat manusia dari dulu hingga sekarang ini.

Disamping itu, masjid juga merupakan symbol untuk membangun takwa. Yaitu membangkitkan rasa ketertundukan kepada Tuhan. Setiap makhluk pada hakikatnya adalah lemah, tidak berdaya dihadapan-Nya. Karena setiap makhluk adalah lemah, maka diharuskan untuk membangun komitmen untuk senantiasa mematuhi ajaran-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Para ulama mengungkapkan takwa melalui penyerahan diri dan ketertundukan total di hadapan Tuhan. Didalam sebuah hadis disebutkan, Sesungguhnya aku adalah orang yang paling bertakwa diantara kalian dan orang yang paling takut kepada-Nya.

Dan yang tidak kalah penting dari tawakal dan takwa, yaitu membangun harapan. Ibnu Qayyim al-Jawziyyah dalam Madarij al-Salikin mengutarakan, bahwa yang dimaksud dengan harapan adalah adanya usaha yang kontinyu untuk mewujudkan sebuah cita-cita. Harapan bukanlah mimpi dan bukan pula angan-angan. Harapan harus disertai dengan ikhtiar untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

Hijrah yang dilakukan Muhammad SAW bersama para sahabat dan pengikutnya merupakan salah satu bentuk upaya yang sungguh-sungguh untuk menjemput harapan baru. Meskipun terasa sulit dan melelahkan, tetapi hijrah telah menjadi salah satu perjalanan yang menuai keberhasilan di kemudian hari. Madinah menjadi kota harapan umat Islam untuk lahirnya sebuah peradaban yang sangat maju dan modern.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *