Pemberian Pakan Sapi yang Baik dan Menyehatkan

Permintaan daging sapi yang cukup tinggi di masyarakat, membuat beberapa orang untuk berfikir bagaimana cara untuk melakukan penggemukan sapi supaya daging yang dihasilkan bisa menjadi lebih banyak dari pada sapi yang biasanya.

Beberapa orang melakukanya dengan cara yang kurang benar sehingga menjadikan pertumbuhan sapi kurang baik, ada juga sebagian orang yang memilih menggunakan cara penggemukan sapi natural atau alami agar bisa menghasilkan daging yang baik dan bagus.

Cara yang digunakan untuk menggemukan sapi sebenarnya tidak terlalu rumit asalkan caranya benar sesuai prosedur. Peternak hanya perlu memberikan pakan yang sehat dan terbuat dari bahan alami, selain itu sesekali berikan vitamin serta nutrisi dengan teratur agar sapi bisa tumbuh dengan sehat dan menghindarkan dari berbagai penyakit.

Pakan Sapi yang Sehat

Pakan yang baik dan cocok bagi pertumbuhan sapi ialah jenis pakan yang disukai oleh sapi. Pakan sapi sebaiknya menggunakan makanan yang di dalamnya terkandung berbagai gizi dan vitamin yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sapi yaitu semisal protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Pakan yang baik iala pakan yang bersih dan diletakan di tempat yang bersih pula. Agar tidak tercemar kotoran dan bibit penyakit serta tidak menjadikan makanan menjadi busuk atau rusak.

Pada saat mencari pakan sapi hindari pada waktu pagi hari karena biasanya pada waktu tersebut rentan terhadap telur cacing dan biasanya kondisi pakan masih berembun. Jika pakan masih berembun sebaiknya untuk mengeringkan terlebih dahulu agar sapi tidak mengalami perut kembung.

Jenis Pakan Sapi

Pakan sapi biasanya menggunakan rumput sear, limbah agroindustri dan pertanian seperti jerami. Selain itu pakan leguminosa seperti kacacng kacangan, siratro, lamtoro, gamal, centro dll. Daun lamtoro sebaiknya diberikan cukup 20% saja dari pakan hijau.

Pakan penguat atau biasanya disebut dengan istilah konsentrat seperti dedak padi. Salah satu campuran makanan yang mampu menggemukan sapi yaitu campuran dari 70% dedak kemudian 30% bungkil kelapa lalu ditambahkan 0,5% tepung tulang ikan dan ditambahkan juga garam dapur 1%.

Demikian tips dalam memulai berternak sapi potong yang perlu ada ketahui. Semoa bermanfaat terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *